Dari dua kota, Ersis W. Abbas di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, bersama Erwin D. Nugroho di Jakarta, lahirlah website Menulis Mudah ini. Portal ini sejak awal diniatkan sebagai sumbangsih keduanya bagi dunia tulis-menulis, di mana dari sanalah ilmu pengetahuan berkembang dan terus bertahan memberi warna peradaban.
Jangan pernah berpikir atau membayangkan menulis sebagai pekerjaan sulit. Sungguh, menulis sangatlah mudah. Di portal ini Anda akan temukan jawabannya.

November 16th, 2007 at 8:41 am
Bahaya Narkoba dan obat batuk..!!
Mungkin ini peringatan yang ke seribu kalinya buat para orang tua agar lebih waspada terhadap putra putrinya yang masih remaja .mereka mengawali petualangnya dengan menengggak obat obatan yang lumrah di simpan di lemari obat atau dengan membeli di toko obat di pinggir jalan .
Dalam arti sesungguhnya obat ini biasanya di gunakan untuk obat batuk tapi pada kenyataanya banyak para remaja yang menjadikan obat ini sebagai media untuk teler dan eronisnya harganya sangat murah.
Dalam dosis terapi ,obat ini bisa menurunkan frekuensi batuk kering,namun bagi penyalahgunaan biasanya mereka membeli dalam jumlah banyak. Taruhlah 20 sampai 30 puluh butir jumlah ini tidak lazim untuk pengobatan,tapi biasanya mereka mengecoh para petugas apotik datang dengan gaya batuk batuk..
Yang awalnya 10 tablet bisa langsung terbang,besoknya dosisnya tidak sebesar itu tidak cukup lagi untuk membuatnya melayang .Akhirnya mereka minum lebih banyak lagi supaya mendapat kan efek yang sama . Setidaknya ada dua alasan yang membuat masalah ini patut mendapat perhatian ,obat obatan itu lebih luas peredaranya dan lebih mudah di akses daripada ganja .kedua harganya pun lebih murah saking murahnya sampai bisa di jangkau oleh dompet siswa atau mahasiswa yang belum bekerja sekalipun ,bahkan menurut salah seorang teman dengan uang seribu rupiah pun kita sudah bisa teller kata mereka.
Jika tidak di tangani ,anak anak yang sudah merasakan efek dari Narkoba akan susah melepaskan diri alias jadi kecanduan .jadi persoalan sebenarnya bukan hanya karena ia tak mau berhenti tapi juga karena memang susah berhenti .dampaknya akan berlanjut hingga akhirnya kemampuan intraksi dan sosialisanya terganggu.
“Anak menjadi tidak punya kepribadian ,pendiam,menarik diri dari orang lain dan tak punya kepercayaan diri.
Keterlibatan semua pihak
Jika tak ingin melihat anak anak kita terpuruk oleh jeratan Narkoba mau tidak mau peredaranya harus diberantas jelas ini adalah persoalan yang berat dan kompleks.
Untuk itu di perlukan keterlibatan semua pihak mulai dari pemerintah ,LSM.,kepolisian , pihak sekolah ,dan orang tua untuk berupaya keras memberantas peredaran narkoba dan menanggulangi para penggunanya.
Saya ( Penulis ) menilai, pihak sekolah dalam hal ini para guru ,sebenarnya belum mendapat kan informasi yang lengkap tentang Narkoba ,oleh karena itu menurut saya harus ada pelatihan khusus bagi para guru “kalau tidak begitu mereka bisa di bohongi oleh murid.bisa saja ,anak menyebut bong (semacam pipa untuk menghisap sabu sabu ) sebagai prakarya atau narkoba berbentuk pil di bilang obat sakit perut.
Bagi orang tua , setidaknya ada tiga hal yang bisa di lakukan ,pertama,jelaskan bahaya narkoba pada anak anak.berilah mereka wawasan tentang narkoba ,ajari anak untuk menolak jika di tawari sesuatu oleh orang lain yang tidak di kenal atau sesuatu yang mencurigakan .Bangunlah kesadaranya untuk berani berkata “tidak”terhadap narkoba .dengan begitu,anak belajar membuat keputusan yang tepat dan benar .kedua berlakulah sebagai panutan yang tidak Cuma bicara”kosong”Misalnya,orang tua melarang anak merokok tapi si ayah sendiri nyatanya seorang perokok berat hehehe.,ketiga tunjukan cinta kasih sayang serta jalinlah komunikasi yang aktif dengan si anak
..Dari kesadaran inilah para pendidik atau para orang tua agar lebih mensosialisakan bahaya narkoba sedini mungkin .Karena dari obat obatan inilah pintu gerbang mereka menuju pengguna Narkoba sesungguhnya.
***Cuplik dari koran ya?
July 10th, 2008 at 3:58 am
salam jumpa
sy ingin masuk member gmana caranya
August 27th, 2008 at 12:23 pm
Pak EWA dan Pa Dede..kalo mo nulis fiksi..kategorinya yg mana ya? Sy masukin ke umum. Mohon di-review ya Pak. Sedang belajar nulis nih
belajar untuk runut minimal.
@aldin. Sudah bisa kah jadi member? Tinggal klik aja link “di sini” -> “Ingin berpartisipasi menulis? Daftarkan diri Anda di sini… “