DIARY PRAMUGARI

By | November 30, 2017

Kehidupan Pramugari seakan tertutup dan disembunyikan. Bagaimana kondisi pada penerbangan di atas 42.000 kaki selama sembilan jam di saat penumpang tidur? Bagaimana hubungan Pramugari dan Pilotnya? Atau hubungan Pramugari dengan Penumpang? Pernahkah anda dengar seorang manager inflight melecehkan pramugari di saat terbang malam dan itu dilakukan di Galley pesawat?

Atau pernahkah anda mendengar tentang sindikat pramugari yang sengaja menjual dirinya karena dengan atribut seragam pramugari maka nilai jual mereka naik berlipat-lipat.

Apabila cerita itu diceritakan oleh seseorang yang pernah terbang dan berada di dalamnya tentu akan sangat fenomenal. Kali ini tokoh pramugari yang bernama Jingga kembali mengisahkan kisahnya kepada Agung Webe tentang Dunia Pramugari yang sangat ekslusif tersebut.

Novel Diary Pramugari 2 dengan tebal halaman 464 membuka beberapa sudut dari kehidupan Pramugari

SINOPSIS:

Jingga kembali dilanda kegelisahannya terhadap hubungannya dengan Alvin selama ini. Jingga takut bahwa rasa sayang dan cinta yang ia rasakan akan terwujud nyata. Untuk itu ia menyimpannya dan tetap menganggap Alvin sebagai sahabat dekatnya. Hal paling besar yang menyebabkan ia harus memendam atau bahkan mengubur rasa cinta itu adalah perbedaan agama. Apakah Jingga harus terus bersembunyi dibalik kata bijak bahwa cinta tidak harus memiliki?

Sementara profesinya sebagai pramugari kini sudah menempatkan Jingga menjadi seorang senior pramugari. Adik-adik yunior pramugari yang masuk banyak dari penerbangan tetangga yang disebut oleh teman-teman Jingga sebagai penerbangan ‘merah’. Perbedaan ‘culture’ dan ‘attitude’ dari penerbangan sebelumnnya banyak mempengaruhi cara kerja, hubungan dengan rekan kerja dan penumpang. Satu persatu masalah yang ditimbulkan oleh adik-adik yunior pramugari inipun bermunculan.

Dari masalah tentang sindikat ‘jual-beli’ pramugari di sebuah hotel bintang lima di Surabaya, tergodanya para pilot kepada pramugari baru, bermunculannya foto-foto berani para pramugari di instagram, dan beraninya pramugari memberikan kontak pribadi saat melayani penumpang di pesawat. Atau bahkan beraninya pramugari menampar temannya padahal mereka sama-sama tahu bahwa mereka hanyalah korban dari rayuan gombal cinta seorang pilot. Ada juga masalah terjadinya affair dengan dokter perusahaan, dengan mereka yang duduk di manajemen, dengan para direksi, bahkan sampai ke tingkat menteri!

Jingga kembali masuk dalam konflik batinnya untuk menghadapi semua pengalaman tersebut, pengalaman  bekerja dan bersahabat dengan pramugari baru yang berbeda generasi dengannya.

Dengan dua sahabat barunya, yaitu Indah yang tiba-tiba berubah menjadi sangat Islami dengan pakaian hijabnya setelah ia putus dengan pacar pilotnya karena menyaksikan sendiri perselingkuhan pacarnya. Dan Stella, pramugari baru yang cantik, pindahan dari penerbangan sebelah, yang ‘terpaksa’ menjadi budak seks seorang pengusaha karena masalah hidupnya yang sangat berat.

Indah yang sangat Islami, Stella yang Kristen namun tidak pernah ke gereja dan Alvin yang seorang Katolik tulen, menjadikan kehidupan Jingga makin berwarna. Apalagi ketika Alvin bilang bahwa ia melihat Anya dalam diri Jingga dan berusaha mengembalikan Jingga yang sebelumnya. Apakah karena pengalaman-pengalamannya maka Jingga kini menjadi seperti seorang Anya?

Hingga suatu saat ada sebuah peristiwa yang sangat memukul Jingga, sehingga ia  harus lari sementara dari semua yang ada. Pilihannya adalah pergi ke alamat Puri di Blue Mountain, Sydney. Karena menurut Jingga, pengalaman Puri yang dulunya hedonis, free sex dapat memberikan inspirasi baginya untuk keluar dari masalah yang ia hadapi saat ini. Apakah Puri masih ada dan dapat temukan alamatnya?

Sementara Jingga masih dihadapakan dengan masalah cinta perbedaan agamanya dengan Alvin, di dalam perjalanannya ke Sydney ia bertemu dengan Alvin lain yang sangat menarik perhatiannya. Alvin yang ia temui dari serangkaian peristiwa yang kebetulan dan menjadi temannya ini adalah beragama sama dengan Jingga dan berpandangan yang sama tentang kehidupan.

Apakah Jingga mampu menyertai dua sahabatnya memaknai profesi Pramugari sebagai profesi mulia yang dapat dibanggakan? Apakah akhirnya Jingga menerima cinta Alvin? Bagaimana dengan Indah, apakah perubahannya menjadi sangat Islami adalah dari hatinya atau hanya pelarian semata? Lalu bagaimana dengan Stella yang terjerat dengan seorang pengusaha itu?

“Diary Pramugari 2 – Pramugari, Pilot dan Penumpang”

 

Agung webe

(Visited 430 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *