Text Link Ads

Perjalanan Seabad Kebangkitan Nasional

Oleh Wiwik Norliyana
Nomor Peserta 068

Tanggal 20 mei 1908 berdirinya organisasi Budi Utomo. Tanggal tersebut diperingati sebagai hari kebangkitan nasional. Budi Utomo meripakan pelopor berdirinya organisasi modern yang lain dan arah perkembangannya bersifat nasional juga.

Dari proses perjalanannya, Budi Utomo dapat dipandang sebagai pelopor pergerakan nasional untuk melawan penjajah. Organisasi ini berdiri karena timbulnya suatu kesadaran akan keterbelakangan yang diakibatkan oleh kolonialisme dan tradisionalisme.
Bangsa Indonesia akan ketidaksamaan hak (diskriminasi) antara penjajah dan bangsa terjajah. Keterbelakangan itu menimbulkan keinginan untuk majudan terbebas dari penjajahan. Dengan melalui berbagai proses yang panjang akhirnya bangsa Indonesia mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan sampai saat ini.

Dalam mewujudkan kemerdekaan sangat dibutuhkan rasa persatuan dan kesatuan, sikap dan sifat saling mendukung satu sama lain guna meraih cita-cita bersama. Dengan adanya sikap tersebut, Indonesia dapat bersatu melawan penjajah.perjuangan yang dilakukan rakyat Indonesia diwujudkan dalam bentuk sikap rela berkorban dan tanpa pamrih demi terwujudnya kemerdekaan.

Selain itu, dalam perjuangan mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan juga diperlukan sikap saling pengetian dan saling menghargai guna terwujudnya kesepakatan bersama serta menambah rasa persatuan dan kesatuan.

Sekarang, setelah bangsa Indonesia mendapatkan kemerdekaan, perjuangan bangsa Indonesia masih terus berlanjut. Rakyat Indonesia melanjutkan perjuangannya dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tentunya tidak mudah, karena pada proses ini pasti mendapat banyak kesulitan baik dari dalam maupun luar negeri.

Hingga saat ini perjuangan Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan tiddak berjalan mulus. Hal ini dikarenakan terjadinya kesalahan dimasa lalu yang menyebabkan berbagai krisis di tubuh bangsa Indonesia, seperti krisis politik, krisis ekonomi, dan krisis kepercayaan.

Berbagai krisis ini yang akhirnya menimbulkan gerakan reformasi. Reformasi yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perubahan radikal untuk perbaikan di bidang sosial, politik, ekonomi, dan agama dalam suatu masyarakat atau negara.

Reformasi sendiri dapat diartikan sebagai pembentukan kembali suatu tatanan kehidupan dari tatanan kehidupan yang lama dengan tatanan kehidupan yang baru dengan tujuan kearah yang lebih baik dari sebelumnya.

Pasca reformasi yang dimulai Mei 1998, cita-cita untuk mewujudkan bangsa yang bersih dari KKN, menjunjung tinggi keadilan, dan melindungi HAM masih kabur. Genap sepuluh tahun sudah demokrasi berjalan di luar dari asas negara hukum, banyak kasus-kasus  lama baru saja terungkap salah satu contohnya adalah terungkapnya kasus-kasus korupsi di kalangan pejabat penting negara, terjadinya penyelundupan kayu di beberapa wilayah Indonesia, kekuatan-kekuatan massa mengorganisasi diri dan main hakim sendiri.

Memang harus diakui jika reformasi menyimpan harapan besar bagi perbaikan tatanan kehidupan di negeri ini. Suatu harapan yang wajar bagi rakyat yang sangat berharap adanya perubahan dan perbaikan kehidupan. Pemerintah hanya memberi janji tanpa ada realisasi. Indonesia negeri yang kaya akan kekayaan alamnya.

Namun, kehidupan rakyatnya sangat memprihatinkan. Karena masih banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, kelaparan, gizi buruk, dan pendidikan masih sangat mahal. Lalu apa tujuan reformasi sebenarnya? Apa yang telah dihasilkan masa reformasi setelah berjalan selama sepuluh tahun? Pada kenyataannya reformasi tidak menghasilkan suatu sisi positif yang bermanfaat bagi rakyat. Malah banyak yang menilainya gagal.

Sampai saat ini masih banyak persoalan-persoalan yang menyerang berbagai aspek kehidupan: sosial, budaya, ekonomi, politik, hukum, dan aspek lainnya yang menambah panjang penderitaan bangsa kita.

Untuk itu bersama-sama kita perbaiki dan berhenti saling tuding-menuding mencari siapa yang salah atas semua kejadian yang telah menimpa bangsa kita ini. Dengan keterpurukan ini hendaknya pemerintah tergugah untuk menata kembali kehidupan dan tujuan reformasi yang telah menyimpang. Membangun kembali bangsa kita secara perlahan. Mewujudkan dan menjalankan reformasi yang sebenarnya. 


You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

AddThis Social Bookmark Button

One Response to “Perjalanan Seabad Kebangkitan Nasional”

  1. bagus sekali tulisannya.

Leave a Reply