<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: 10. Menulis Menikam Malas</title>
	<atom:link href="http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/</link>
	<description># sebuah portal tempat belajar #</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 12:23:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Jenderal Qi</title>
		<link>http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/comment-page-1/#comment-235</link>
		<dc:creator>Jenderal Qi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 05:42:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/#comment-235</guid>
		<description>ada seorang guru menulis yang bilang kepada muridnya, "Menulislah terus. Jangan sampai engkau putus asa. Kalaupun engkau putus asa, maka menulislah dalam keputusasaan..."

Kalau malas, menulis, membaca. Masih malas, diskusi. Masih malas, bermainlah ke rumah teman. Masih malas, tidurlah, siapa tahu dapat ide dalam mimpi. Tapi begitu selesai--dan otak kita segar lagi--menulislah kembali. Kalau masih malas juga, tulislah kemalasanmu sebagai tema. Atau jadikan si malas-mu sebagai tokoh antagonis yang kau tuangkan dalam cerpenmu. Atau tulislah kata-kata makian sepanjang-panjangnya kepada kemalasanmu. Dan, Kalau masih saja malas, semoga engkau segera malas bernapas...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada seorang guru menulis yang bilang kepada muridnya, &#8220;Menulislah terus. Jangan sampai engkau putus asa. Kalaupun engkau putus asa, maka menulislah dalam keputusasaan&#8230;&#8221;</p>
<p>Kalau malas, menulis, membaca. Masih malas, diskusi. Masih malas, bermainlah ke rumah teman. Masih malas, tidurlah, siapa tahu dapat ide dalam mimpi. Tapi begitu selesai&#8211;dan otak kita segar lagi&#8211;menulislah kembali. Kalau masih malas juga, tulislah kemalasanmu sebagai tema. Atau jadikan si malas-mu sebagai tokoh antagonis yang kau tuangkan dalam cerpenmu. Atau tulislah kata-kata makian sepanjang-panjangnya kepada kemalasanmu. Dan, Kalau masih saja malas, semoga engkau segera malas bernapas&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kw</title>
		<link>http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/comment-page-1/#comment-219</link>
		<dc:creator>kw</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 07:19:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/#comment-219</guid>
		<description>terimakasih pencerahannya. cuman saya berusaha untuk tak malas. dan belum berhasil.

ketika saya memaksakan diri menulis ( untuk posting aja si, tulisan asal-asalan) hasilnya jelek.

ada tips yang jitu?

reagrds</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih pencerahannya. cuman saya berusaha untuk tak malas. dan belum berhasil.</p>
<p>ketika saya memaksakan diri menulis ( untuk posting aja si, tulisan asal-asalan) hasilnya jelek.</p>
<p>ada tips yang jitu?</p>
<p>reagrds</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Artiati</title>
		<link>http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/comment-page-1/#comment-208</link>
		<dc:creator>Artiati</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:02:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://menulismudah.com/2008/03/09/menulis-menikam-malas/#comment-208</guid>
		<description>SEPAKAt</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SEPAKAt</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
